Make Up Tips and Learning about Make Up Brushes

Standard

Hello blog reader, kali ini saya mau menulis tentang meramu wajah ala-ala. Oke jangan kecewa ya ahahah ini tips dari seorang amatiran yang otodidak.

1. Lakukan perawatan wajah

Mau ga mau kamu harus melakukan perawatan karena kulit kita sudah tidak seperti kulit bayi karena terpapar radiasi matahari juga polusi. Ya mungkin masih ada lah ya yang kulitnya mulus tanpa diapa-apain tapi mungkin 1 dari 10 atau dari 20 dan Tuhan tidak menciptakan sama semua seperti itu kan, jadi ya wayahna harus merogok kocek. Kalau saya sendiri paling cuma pake day – night cream dan pencuci wajah dan sesekali maskeran (harusnya sih rutin).

Wajah tanpa make up, baru cuci muka aja

2. Kenali karakter wajah dan kulitmu

Nah ini dia, kamu harus belajar menganalisis wajahmu sendiri. Kalau saya, yang paling dominan dari wajah saya adalah alis yang terlalu tebal dan mata yang beler 😂 untuk itu saya meminimalisir penggunaan riasan di mata sebenarnya karena jika terlalu banyak mengaplikasikan riasan di mata hasilnya malah akan terlalu menor. Namun karena mata saya yang beler, untuk aplikasi daily make up, saya menggunakan 2 opsi, kalau tidak menggunakan eye liner saya menggunakan soft lense.

Nah itu foto di atas contoh make up menor. Tapi ga masalah lah ya kalo buat acara pesta tapi jangan sampai ke up seperti ini diterapkan sebagai daily make up, karena bukannya cantik yang akan kamu dapatkan, tapi malah kayak bencong mau ngamen 😂

Nah, setelah karakter wajah, kamu juga harus tahu warna kulitmu, apakah dia itu lebih pink atau kuning. Untuk orang dengan warna kulit kuning sebenarnya cocok menggunakan warna bedak atau foundation apa pun, tapi lain halnya dengan orang dengan warna kulit pink. 

Saya sendiri memiliki warna kulit jenis pink yaitu warna kulit untuk orang sawo matang. Dan ladies, menurut saya sih, kamu yang memiliki warna kulit ini jangan menggunakan bedak warna putih atau pun coklat. Kalo kita tanya-tanya ke tukang kosmetik pasti sarannya sama, memilih warna bedak 1 tone lebih gelap dari warna kulit kita. Tapi dari hasil yang saya aplikasikan, mengikuti tips itu malah menghasilkan riasan yang ga banget. Nah saya sebenernya ga sengaja, nyoba warna bedak yang cenderung kuning, dan hasilnya menurutku paling cocok teraplikasi di wajah. Kalau pake warna bedak yang cenderung pink lagi atau putih justru malah kayak numpang.

Untuk foundation, saya sebenernya menggunakan warna yang agak pink (karena salah beli), saya menggunakan foundation dari Make Over nomor 02 (pink shade) nah cuma untuk bedaknya, saya pake La Tulipe Two Function Cake nomor 03 (recommended banget!). Dan karena alis saya hitam legam, itu membawa efek ga cocok menggunakan lipstik warna-warna soft, karena akan numpang dan aneh, tapi jangan juga pakai warna lipstik yang too bold atau dark, karena akan terkesan tua hasilnya, makanya saya selalu pakai warna yang menyala tapi redup, sekarang sih lagi ngerasa cocok banget sama mate colorshow warna cherry on top (no 203) dari Maybelline.

Warna kulit kamu juga sangat mempengaruhi pemilihan warna softlense yang harus kamu gunakan. Kalo kamu seperti saya dengan alis hitam tebal dan warna kulit ga putih, warna brown hazel itu beneran ga akan cocok deh. Kamu lebih baik pilih warna hitam, navy, atau grey, warna itu akan lebih menyatu dengan karakter wajahmu.

3. Gunakan alat bantu untuk merias wajah

Nah ini dia, saya baru-baru ini mencoba dan hasilnya ternyata berbeda nyata. Kadang banyak orang yang enggan menggunakan foundation atau BB cream karena biasanya akan jerawatan, sebenarnya itu karena salah dalam mengaplikasikan. Umumnya kita mengaplikasikasikan foundation langsung menggunakan tangan, sebaiknya menggunakan kuas, sponge dropper, atau sikat wajah. Kalau saya sendiri, lebih enak mengaplikasikannya menggunakan egg sponge dropper seperti ini, soalnya praktis.

Bagian tumpul kamu gunakan untuk meratakan foundation pada permukaan wajah yang luasannya besar sedangkan bagian yang lancip kamu gunakan untuk bagian-bagian bersudut seperti samping dan bawah hidung atau pun ujung dan bagian bawah kelopak mata.

Nah untuk mengaplikasikan riasan lainnya, saya lebih memilih kuas naked 5 (kw sih wqwq) dengan jenis-jenisnya yang tidak terlalu sulit untuk dihafal.

Awalnya saya hanya mengaplikasikan bedak menggunakan puff nya saja, namun untuk menghasilkan permukaan yang rata, penggunaan puff menghasilkan riasan yang terlalu tebal seperti ini.

Tapi langsung mengaplikasikan bedak menggunakan brush ternyata hasilnya kurang bagus juga seperti ini.

Dan ternyata setelah saya kolaborasikan pengunaan puff dan brush, hasilnya paling optimal sih, seperti ini.

Dan untuk memberikan tambahan riasan supaya pink-pink di pipi, saya lebih suka menggunakan lipstik dari pada blush on, itu tips make up ala gadis-gadis korea. Tapi tetep ya ladies, bedakan bagian lipstik yang biasa kamu aplikasikan untuk bibir dan untuk pipi.

Kalau kamu punya bronzer bisa kamu aplikasikan untuk membentuk kontur wajah sebelum menggunkaan perona pipi. Untuk kontur, kamu bisa menarik garis dari telinga menuju bibir, sedangkan untuk perona pipi bisa kamu lakukan dengan menarik garis dari atas telinga menuju ke arah hidung dan tambahkan sedikit di bagian dagu.

4. Perbanyak referensi

Dalam mempelajari apapun, semakin banyak sumber, maka semakin banyak ilmu dan inspirasi. Kamu bisa baca dari web, nonton video make up di you tube atau pun di instagram.

Well cuma segitu postingan kali ini, semoga bermanfaat ya ladies 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s